Gadis penjaga lift Robert Frank

Mungkin udah banyak yang sering lihat karya Robert Frank,  gadis di lift dengan tatapan mata yg *dreamy* itu.
Jack Kerouac yg kasih tulisan dibuku The Americans sempet komentar “siapa namanya dan dimana alamatnya?”

Ternyata ada perempuan yang menyadari kalau itu  poto dirinya. Dia sempet bengong saat liat potonya Robert Frank dimuseum dan baru sadar kalo itu poto dirinya 😀

Kisah kumplit ada disini

Share Button

7 Comments

  • ah gapapa melenceng, yg penting masih di jalan
    ini memang salah satu resiko untuk street photographer, untuk itu selalu juga sediakan model release untuk di sign sama subyeknya, kalau memungkinkan 🙂

  • Hmm, sebenernya juga gak bebas-bebas banget, tetep ada batasannya. Intinya disini selama itu ‘public area’ boleh di foto, yang jelas-jelas gak boleh adalah private property kayak plat mobil, artistic work seseorang yang ada copyright nya (makanya aku gak pernah dapet foto-foto di museum, kebalikan di New York), dan foto orang yang kalau nantinya di publikasi/komersilkan (tanpa permisi).

    Ini link pdf Street Photographer Rights yang bisa di download (yang selalu aku bawa di tas, jaga-jaga kalau ada yang mau macem-macem, hehe):
    http://www.artslaw.com.au/_documents/files/StreetPhotographersRights.pdf

    ini juga:
    http://www.4020.net/words/photorights.php

    PS. Wid aku mau interview, pertanyaan-pertanyaannya belum kelar smp skrg. Lagi banyak deadline tugas. Hiks

    🙂

  • beda negara beda peraturannya. kaya perancis gitu kalo nggak salah ada hukum yg secara eksplisit menyatakan bahwa kita memiliki hak atas image/gambar diri kita sendiri dan juga bisa mengatur bagaimana image tsb disebarkan (mohon dikoreksi kalo salah), yg berarti jika seseorang keberatan fotonya diambil oleh seorang fotografer, orang itu bisa menuntut si fotografer secara hukum. yg mana kemudian menjadi ironis karena fotografer² perancis banyak yg merupakan pionir di bidang street photography.

    di beberapa negara lain seperti inggris, yg terlalu ketat adalah aparat hukumnya. di sana ada sebuah act yg mengizinkan polisi untuk menggeledah dan memeriksa seseorang yg membawa kamera dan terlihat memotret di tempat umum bila orang tersebut dinilai terlihat mencurigakan. dan tentunya, pengertian ‘mencurigakan’ dari polisi dan fotografer amat sangat berbeda, yg berujung pada seringnya fotografer di inggris sana berurusan dengan polisi ketika tengah memotret.

    sebaliknya, kaya di australia gitu street photography sepertinya malah ‘dilindungi’ oleh hukum. dulu si febriyanne pernah nunjukin satu selebaran yg isinya semacam peraturan yg memberikan keleluasaan bagi seorang fotografer untuk motret di tempat umum. coba tanya dia deh, aku lupa linknya.

    sementara di negara² yg nggak secara spesifik mengatur tentang memotret orang di tempat umum, sejauh yg kutau guidelinenya kurang lebih seperti ini:

    – memotret orang yang berada di tempat umum adalah legal, kecuali ada larangan eksplisit. seseorang tidak bisa melarang (secara hukum) seorang fotografer untuk memotret dirinya ketika ia berada di tempat umum, ataupun memaksa seorang fotografer untuk menghapus sebuah foto yg memuat dirinya. ini secara hukum ya, kalo masalah etika tentunya tergantung tiap individu. street photo yg paling aman dilakukan adalah yg di area ini.

    – di tempat² umum yang *dimiliki* oleh sektor privat (misalnya pusat perbelanjaan, hotel, cafe/restoran, dsb), walaupun akses untuk masuk ke sana bebas, tapi disarankan untuk berhati-hati dalam memotret orang lain. ada tempat² yg memang memasang tanda dilarang motret, tapi banyak juga yg tidak memasang, namun ternyata memiliki aturan tentang hal itu. kalo dari pengalamanku pribadi sih, di tempat² kaya gini orang-orangnya biasanya nggak masalah, tapi pihak keamanannya yg suka reseh. just be respectful, and don’t push your luck.

    – yg menarik, aku pernah baca bahwa memotret orang yg sedang berada di dalam area privat, tapi si pemotret berada di tempat umum, secara hukum adalah legal. jadi misalnya ada orang lagi belanja di sebuah toko yg memasang tanda dilarang memotret, kalo kamu motretnya dari dalam toko itu ilegal. tapi kalo kamu motretnya dari luar toko, maka itu sebenernya legal. kalo yg ini aku belom pernah nyoba, mungkin ada yg mau jadi tester? :p

    sori vo komen di thread ini malah jadi melenceng gini :p

  • iye ni ,selama ini sih gw belom pernah padahal di pamerin dll, cuma hukum pastinya tentang potret orang di jalan gmana ya? mungkin ada yg bisa bikin artikelnya buat kita2 di unposed?

  • “….It’s not necessarily loneliness, it’s … dreaminess.”
    dreaminess, baru lg tuh hehe..

    ayo kawan2 ada yang berminat buat buku?.. pingin tau siapa kira2 yang pertama bakal ngeluarin buku tentang street di indonesia..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *